Bagi importir pemula maupun berpengalaman, Alipay merupakan salah satu metode pembayaran paling populer untuk bertransaksi dengan supplier di China, terutama melalui platform seperti 1688 atau Alibaba. Penggunaannya yang praktis dan sistem keamanan yang ketat menjadikannya pilihan utama.
Untuk membayar supplier, Anda hanya perlu memindai kode QR atau memasukkan nomor akun Alipay supplier. Namun, kendala utama bagi pengguna di Indonesia adalah proses top up saldo (balance) atau verifikasi kartu bank yang harus terhubung dengan sistem perbankan di China.
Jasaremit.com sebagai Solusi Kirim Uang ke China
Salah satu penyedia jasa kirim uang ke China dengan rate terbaik yang banyak digunakan importir Indonesia adalah jasaremit.com. Layanan ini hadir untuk menjembatani kesulitan akses perbankan internasional bagi pelaku bisnis lokal.
Melalui jasaremit.com, importir dapat melakukan pembayaran ke supplier tanpa harus memiliki akun bank di China atau pusing memikirkan limit transaksi Alipay. Selain itu, rate yang ditawarkan sangat kompetitif dan prosesnya tergolong instan atau di hari yang sama.
Dengan menggunakan jasaremit.com, importir dapat fokus pada pengembangan produk dan pemasaran tanpa harus khawatir dengan kendala teknis pembayaran lintas negara.
Alur Transfer RMB Menggunakan Jasa Remittance
Secara umum, alur transfer RMB melalui jasa remittance sangatlah praktis dan sistematis:
- Importir menerima invoice atau detail akun (Alipay/Bank) dari supplier China.
- Importir mengirimkan detail pembayaran dan nominal RMB yang dibutuhkan ke jasaremit.com.
- Importir melakukan pembayaran dalam mata uang Rupiah sesuai kurs yang berlaku.
- Jasaremit.com meneruskan dana ke supplier dalam bentuk RMB secara langsung.
Dengan alur ini, proses pembayaran menjadi lebih terkontrol, efisien, dan memiliki bukti transaksi yang jelas.
Tips Memilih Jasa Kirim Uang ke China yang Aman
Agar terhindar dari kendala atau penipuan, importir sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut sebelum memilih layanan. Pertama, periksa legalitas dan rekam jejak penyedia jasa di komunitas importir.
Selanjutnya, pastikan adanya transparansi biaya tanpa ada biaya tersembunyi yang muncul di tengah proses. Selain itu, pilihlah penyedia jasa yang memiliki layanan pelanggan (CS) yang responsif untuk membantu jika terjadi kendala pada bank penerima di China. Dengan cara ini, risiko dana tertahan atau salah kirim dapat diminimalisir secara maksimal.


